25.2.17

Mengajak Batita Main ke Kidzania

ajak batita ke kidzania
Siapa sih yang ga tahu Kidzania. Tempat anak-anak bisa bermain peran, mencoba berbagai profesi. November kemarin, untuk pertama kalinya saya dan Ru (2.5 tahun) pergi ke Kidzania. Dalam rangka dapat voucher sekaligus play date dengan teman saya dan kedua anaknya, Azfar (3.5 tahun) dan Syalen (1 tahun).

Saya tahu sih kalau anak usia tiga tahun ke bawah tidak bisa main banyak di sini. Hal ini pun juga disosialisasikan saat saya reservasi dan menukarkan tiket. Tidak apa, toh saya pakai voucher. Yang saya tidak tahu adalah main di Kidzania sebaiknya berbekal sedikit informasi kalau gamau bingung. Berikut beberapa hal yang sebaiknya diketahui kalau ingin membawa batita ke Kidzania, juga sedikit cerita pengalaman saya.


Jam Operasional
Hari Senin-Kamis buka jam 9.00-16.00. Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur terbagi menjadi dua sesi, jam 9.00-14.00 dan 15.00-20.00. Pengunjung harus keluar saat sesi berakhir tidak peduli jam berapa pun mereka datang.

Sebelum datang, saya reservasi dulu dua hari sebelumnya karena tertulis bahwa pengguna voucher wajib melakukan reservasi. Untung saja, saya hampir datang jam tiga sore di hari biasa karena mengira Kidzania buka sampai malam setiap hari. Dengan reservasi kita juga jadi tahu apakah hari itu diperkirakan akan ramai atau tidak.

Berbeda dengan pengunjung lain yang tidak bisa keluar lagi, anak di bawah tiga tahun boleh keluar masuk Kidzania. Tentunya selama sesi bermainnya belum habis. Saya sendiri tidak memanfaatkan kesempatan ini karena malas keluar masuk.

Cara Bermain
Saat masuk ke area Kidzania saya benar-benar bingung. Saya berada di dalam kota kecil yang sibuk dan padat penduduk. Tidak ada orang yang menjelaskan bagaimana cara bermain di sini. Juga tidak ada brosur untuk pendatang baru seperti saya. Untunglah teman saya sudah pernah ke sini sebelumnya.

“Iya memang, gue pun bingung saat pertama kali ke sini. Kalau anak-anak di-briefing terus setiap mau main, tapi kita malah ngga,” ujar teman saya. Berarti bukan cuma saya saja kan yang bingung.

Jadi ternyata petunjuk cara bermain bisa dilihat di bagian bawah peta Kidzania yang bisa diunduh di website-nya. Saya tapi ga lihat informasi ini saat lihat peta yang ada di pintu masuk Kidzania.

Intinya anak usia 4-16 tahun bisa bekerja di tempat profesi yang diinginkan dan akan mendapat uang Kidzania yang bernama Kidzos. Kidzos ini bisa dipakai anak untuk berbelanja di toko-toko dan Departemen Store sepanjang jalan Kidzania (tidak bisa digunakan di restaurant dan toko souvenier), naik bus atau taksi, dan ditabung di bank.

Di sekitar area masuk tempat profesi terdapat papan informasi yang bernama ‘Sensus Populasi Kidzania’. Papan ini berisi informasi mengenai aktifitas, kapasitas, durasi, umur yang dianjurkan, pendapatan Kidzos, dan informasi lainnya. Silahkan cek dulu sebelum main. Bila memenuhi kriteria, bisa ikut mengantri di depan pintu masuk setiap tempat profesi.

Permainan untuk Anak Tiga Tahun ke Bawah
Anak di tiga tahun ke bawah tidak bisa bekerja, tapi ada beberapa tempat dan aktivitas yang memang disediakan untuk mereka yakni memasak di Vita’s Kitchen, membaca buku dan main puzzle di Urbano’s Living room, menari-nari di Disco & Games Room, serta naik bus dan taksi keliling Kidzania. Semua tempat tersebut, kecuali naik bus dan taksi, berada di lantai dua.

Untuk naik bus dan taksi anak-anak harus membayar dengan Kidzos, namun karena batita tidak bisa bekerja mereka bisa bebas naik tanpa bayar dan boleh naik berkali-kali. Untuk naik taksi harus menelpon dulu dari telpon umum yang ada di dekat kantor polisi atau gedung teater.

Taksinya bisa Blue Bird atau Silver Bird. Sama seperti di dunia nyata, untuk naik Silver Bird harganya lebih mahal. Tentu saya Ru dan Azfar pilih naik Silver Bird, mumpung gratis.

Sebenarnya anak tiga tahun ke bawah boleh bekerja di beberapa tempat profesi. Tempat yang diperbolehkan memiliki icon toddler pada papan sensus populasi Kidzania. Di sana tertulis bahwa hal ini hanya berlaku apabila populasi Kidzania tidak terlalu banyak (saya lupa angka detailnya). Saat saya berkunjung jumlah pengunjung di atas angka tersebut, namun Azfar tetap diperbolehkan menjadi pemadam kebakaran. Jadi kalau anaknya sudah tiga tahun dan cukup dewasa sebenarnya sudah bisa main lebih banyak.

main masak-masakan di kidzania
toddler main di kidzania
play date toddler di kidzania
naik bus di kidzania
anak dua tahun ke kidzania
anak dua tahun naik bus di kidzania
taksi mini kidzania

Ru dan Kidzania
Selama di Kidzania Ru main semua permainan untuk batita kecuali disco. Pertama Ru dan Azfar main masak-masakan. Awalnya Ru takut-takut karena orang tua dilarang masuk. Namun akhirnya saya diperbolehkan masuk dan Ru mau ditinggal tak lama setelah itu.

Berikutnya masuk ke Urbano’s Living Room. Ini sih rasanya kaya main ke rumah orang yang punya banyak buku anak kecil dan puzzle aja. Lumayan lah untuk kabur dari hiruk pikuk Kidzania. Juga satu-satunya tempat yang cukup nyaman untuk anak umur satu tahun ke bawah.

Ru lalu ingin main masak-masakan lagi. Tapi ditolak oleh mbak penjaganya karena katanya harus main di tempat lain dulu baru bisa kembali bermain. Soalnya setiap mulai dan selesai main gelang harus dipindai dan tidak bisa main yang sama kalau baru keluar. Dari kecil Ru selalu gigih kalau ada maunya. Dia berdiri mematung di depan pintu Vita’s Kitchen sampai si mbaknya ga tega. Ternyata setelah dipindai Ru bisa main lagi karena sebelumnya sudah ke Urbano’s Living Room. Saya soalnya ga lihat kalau gelang Ru dipindai pas masuk ke ruang baca.

Selesai main masak-masakan, kami beli pizza dulu untuk makan siang. Pizzanya menurut saya enak. Kalau anaknya sudah lebih besar bisa bayar harga khusus agar anaknya sekalian belajar masak pizza.

Setelah kenyang dan liar lari ke sana ke mari akhirnya saya berhasil menangkap Ru dan membuatnya mengantri untuk naik bus. Ru sebenarnya menolak naik bus karena tidak mau mengantri. Selama Ru naik Bus, Azfar mengantri jadi pemadam kebakaran. Hebat deh Azfar bisa sabar menunggu giliran. Untunglah antrian bus pendek jadi Ru akhirnya naik bus juga.

Terakhir Ru dan Azfar naik taksi. Awalnya keduanya duduk di kursi belakang, tapi pas sampai Ru udah ada di kursi depan. Dia loncat dan membuat mbak supir taksi cukup panik. Maaf ya mbak, anak saya emang suka kebanyakan tingkah.

Ini pengalaman pertama saya pergi berdua Ru untuk waktu yang lama dan saya capeeek. Hahaha. Ru itu tergolong anak aktif (kalau kata teman saya yang psikolog anak sih bukan hiperaktif). Jadi saya harus lari-lari ngejar Ru yang suka banget kabur dari saya. Gara-gara jalan-jalan ini juga saya jadi sakit seminggu.

“Kamu sih cari gara-gara,” komentar Bi, suami saya, yang pastinya paling tahu kelakuannya Ru.

Moral, Tips, & Trik
- Emang paling bener ajak anak ke Kidzania kalau umurnya minimal empat tahun. Di bawah itu, agak rugi karena bayarnya cukup mahal (150 ribu untuk 1 anak dan 1 dewasa) dan permainannya tidak banyak.

- Kalau dapat voucher dan gratis cukup seru ajak batita ke Kidzania. Ru senang karena mengunjungi tempat baru dan mendapat pengalaman baru.

- Cukup sekali saja ajak Ru ke Kidzania sebelum umur empat. Bahkan saya mungkin akan ajak lagi kalau dia udah lumayan besar. Eh kecuali kalau dapat voucher lagi ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar