22.7.16

Hejdå IKEA, Hello Home

Untuk saya, lebaran tahun ini lebih spesial dari biasanya. Bukan karena kualitas ibadah saya (sayangnya), tapi karena mulai lebaran kemarin saya tidak lagi bekerja sebagai desainer interior di IKEA.

Sejak dulu saya selalu ingin bekerja di IKEA, yang juga pernah saya tuliskan di sini. Bersyukur tentunya karena kesempatan itu kemudian datang. Banyak hal yang saya pelajari dan banyak orang menyenangkan yang saya temui di sana. Namun, semua hal ada akhirnya. Work-Life Balance sangat sulit dicapai karena lokasi rumah dan kantor yang cukup jauh. Saatnya mengucapkan selamat tinggal.

Hari terakhir. Goodbye small but strong team! Minus Angel, Ayu, Dennis.

Ibu bekerja, ibu rumah tangga
Tentu saja salah satu pertimbangan saya berhenti adalah Ru, anak saya. Ibu bekerja atau ibu rumah tangga, kedua predikat yang saya rasa tidaklah penting. Menurut saya yang penting adalah menjadi ibu yang bahagia. Saya selalu percaya bahwa ibu yang bahagia bisa membuat anak-anaknya juga bahagia.

Very thoughtful farewell Gift - Tau aja saya terobsesi sama rumah dan organize sesuatu
Many many thanks to Indy, Ayu, Andrina, Debby, Putri, Audy. 

Menulis dan mendesain
Sekarang saya punya lebih banyak waktu untuk menulis. Jadi jangan kaget kalau saya akan lebih sering menulis di sini, mengejar ketinggalan berbagai cerita dan pengalaman yang sudah lama ingin dibagi.

Saya juga akan punya banyak waktu untuk mendesain. Akan sangat senang bila ada yang membutuhkan jasa desainer interior dan kemudian menghubungi saya.


Moral
- Keluar dari zona nyaman itu selalu mendebarkan. Semoga semua akan baik-baik saja, amin.