11.10.15

#Pumping Series: Perlengkapan Memerah ASI di Kantor


Ru sudah 18 bulan. Artinya sudah selama itu juga saya memerah ASI. Pengennya sih cerita komplit tentang tips dan suka duka jadi ibu perah. Tapi karena bakal panjang sekali saya bikin perbagian aja ya. Mari dimulai dengan perlengkapannya dulu.

Selama 14 bulan pumping di kantor, saya pakai sistem trial and eror. Termasuk perlengkapan pumping. Jadi apa yang saya bawa saat Ru 4 bulan dan sekarang lumayan beda. Ini bawaan saya yang terkini.

Btw ini saya sebut merek bukan karena di-endorse.

1. Cool Box / Cool Bag
Awal saya kerja saya bawa cool box karena ga ada kulkas di kantor. Coolbox Rubbermaid beli di ACE Hardware. Cukup tahan selama 12 jam kerja. Biar ga kaya jualan es, coolbox nya saya masukin ke tas kain.

Setelah ada kulkas saya ganti bawa coolbag. Pertama pakai merek Gabag dengan dua kompartmen atas-bawah. Beli di ITC Kuningan. Tapi dalam beberapa bulan talinya putus. Sekain talinya oke banget sih sebenernya tas ini,

Saya lalu ganti jadi coolbag Boogy Baby beli di Suzzana Pondok Indah. Tali nya kuat. Sayangnya, walaupun ada dua kompartmen terpisah, dinginnya bisa masuk ke sisi yang satu. Jadinya pompa elektrik saya agak bermasalah. Jadi  ice block harus cepat-cepat dikeluarkan dari tas saat sampai kantor. Walaupun begitu, sampai sekarang saya masih pakai yang ini.

2. Pompa ASI
Medela Swing Maxi
Favorit saya. Beli di Bilna. Efektif karena sistemnya dual pump. Ditambah jenis ini closed system, artinya ASI yang diperah ga mungkin bisa tersedot ke dalam mesinnya. Kelemahannya adalah kalau ga dicolokin lumayan juga konsumsi baterai AAA nya. Pengennya si Medela Freestyle, tapi harganya sungguh ga bersahabat. Medela Swing Maxi harganya ga murah. Tapi saya anggap investasi aja. Kalau saat pumping saya merasa susah, pasti jadi ga happy dan ASI nya malah ga lancar kan.

Medela Harmony
Ini saya pakai sebelum punya swing maxi. Awal-awal kerja saya bawa untuk pompa saat ada seminar. Karena ga ada bunyinya jadi ga ketahuan kalau saya lagi mompa sambil dengerin training. Tinggal ditutupin dengan apron menyusui aja. Sekarang udah ga pernah dibawa lagi.

3. Botol Medela + Huki BPA free
Saya bawa beberapa botol medela supaya tidak perlu mencuci saat di kantor. Karena jumlahnya kurang, saya suka bawa botol HUKI juga. Ulirnya sama, tapi harganya jauh lebih murah. Lumayan untuk backup. Tapi kualitas ulirnya tentu ga se-oke medela.

4. Botol Kaca
Awalnya saya ga pernah bawa botol kaca. Semua ASIP baru dipindahkan ke botol kaca saat di rumah. Sejak saya ganti coolbag yang ukurannya lebih kecil saya mengurangi jumlah botol plastik medela dan bawa botol kaca supaya muat di tas.

5. Ice Block
Andalan saya adalah ice block Maxcold igloo. Bawa dua sewaktu pakai coolbox dan tas gabag. Tapi di Boogy baby cuma muat satu. Paling suka karena paling ramping dibanding ice block dan ice gel lain yang saya punya (Rubbermaid dan Gabag)

6. Food Container
Ini saya pakai untuk simpen corong yang mau di simpan di kulkas sampai waktu pumping berikutnya. Supaya tidak terkontaminasi benda lain di kulkas kantor.

7. Lainnya (Hand sanitizer, tissue, baterai AAA)

Yang Ga Dibawa Lagi
Dulu sempet bawa barang-barang ini juga. Tapi lama kelamaan dirasa ga perlu dan berat-beratin. Jadi ga pernah bawa lagi deh.

Plastik ASI
Bawa untuk jaga-jaga kalau kurang botol ASI

Apron menyusui
Dibawa kalau terpaksa pumping di ruang terbuka.

Peralatan mencuci (Sleek, sikat botol, termos)
Awal-awal saya bawa. tapi kalau pakai nyuci kapan saya kerjanya. Akhirnya cuma dilap tisuue lalu masukin kulkas. Alhamdulillah Ru ga apa-apa


Moral
- Kalau males mikir harus bawa apa untuk pumping silahkan contek aja daftar di atas.




BACA JUGA : Tempat Memerah ASI di Kantor

Tidak ada komentar:

Posting Komentar