16.10.15

Jalan-jalan ke Hong Kong dengan Manula, Balita, dan Batita (HK Special, Part 1)

Libur lebaran kemarin saya dan keluarga besar pergi ke Hong Kong. Ini kali kedua saya dan Bi ke sana. Sebelumnya saya pernah cerita di sini. Perbedaan besarnya adalah kalau tiga tahun lalu saya pergi berdua saja, kali ini pergi ber-23. Banyak ya. Termasuk di dalamnya Eyang Uti (80 tahun lebih), Freya si ponakan (4 tahun), dan Ru (15 bulan).

Walaupun ramai-ramai perjalanan ini semi-backpacker dan tanpa agen travel. Lumayan ribet sih. Tapi tetap senang. Berikut ini vlog buatan adik saya Lala Djais. Enjoy!



Penerbangan
Ini adalah bagian paling mengecewakan dalam jalan-jalan ini. Saya ga mau cerita detail ah, daripada bikin mood jelek. Intinya menurut pengalaman saya Cathay Pacific sangat sangat ga recommended terutama untuk yang bawa anak di bawah 2 tahun, Lebih mahal dan pelayanannya ga ok sama sekali. Mending cari maskapai lain deh. Saya lumayan kapok sih naik Cathay. 

Kursi Roda dan Stroller
Ini adalah kesulitan kedua. Sesuai sama cerita orang-orang di internet, Hong Kong memang kurang bersahabat untuk pengguna kursi roda dan stroller. Padahal eyang uti harus pakai kursi roda dan Freya juga duduk di stroller. Untungnya Ru masih bisa digendong pake gendongan.

Di sini jarang ada lift di stasiun MTR, banyak tangga-tangga tanpa ramp, dan kotanya berbukit-bukit. Silahkan siapkan otot dan tenaga ekstra untuk yang mendampingi pengguna kursi roda dan anak ber-stroller. Supaya kuat mengangkat mereka naik-turun tangga. Dalam beberapa kasus bisa juga siapkan waktu yang cukup banyak untuk  memilih jalan memutar.


Tiga tahun lalu kami ke sini bulan April. Cuacanya cerah, cuma berdua, dan lagi honeymoon. 
Tahun ini tambah gendongan anak 15 bulan, tas isi perlengkapan si bocah, dan ditemani 
hujan bulan Juli. Lebih ribet iya, tapi kadar senangnya sama kok. 

Foto full-team di Avenue of the Stars

Cerita Jalan-Jalan
Untuk cerita jalan-jalannya menyusul. Sekarang intronya dulu. 



Moral
- Ternyata apa yang saya lihat dan rasakan saat pertama kali ke sini beda banget dengan yang kedua. Transportasi yang oke banget, ternyata sulit sekali untuk pengguna kursi roda. Penduduknya yang biasa-biasa aja ternyata banyak yang tidak ramah dan sabar dengan orang tua berkursi roda. 

- Liburan ke Hong Kong seru buat yang masih muda, banyak tantangan untuk yang bawa anak dan stroller, dan sangat repot untuk yang naik kursi roda.

- Ga perlu terlalu khawatir bawa anak jalan-jalan. Ru senang dan ga rewel sama sekali. :D Padahal saya udah khawatir. 

11.10.15

#Pumping Series: Perlengkapan Memerah ASI di Kantor


Ru sudah 18 bulan. Artinya sudah selama itu juga saya memerah ASI. Pengennya sih cerita komplit tentang tips dan suka duka jadi ibu perah. Tapi karena bakal panjang sekali saya bikin perbagian aja ya. Mari dimulai dengan perlengkapannya dulu.

Selama 14 bulan pumping di kantor, saya pakai sistem trial and eror. Termasuk perlengkapan pumping. Jadi apa yang saya bawa saat Ru 4 bulan dan sekarang lumayan beda. Ini bawaan saya yang terkini.

Btw ini saya sebut merek bukan karena di-endorse.

1. Cool Box / Cool Bag
Awal saya kerja saya bawa cool box karena ga ada kulkas di kantor. Coolbox Rubbermaid beli di ACE Hardware. Cukup tahan selama 12 jam kerja. Biar ga kaya jualan es, coolbox nya saya masukin ke tas kain.

Setelah ada kulkas saya ganti bawa coolbag. Pertama pakai merek Gabag dengan dua kompartmen atas-bawah. Beli di ITC Kuningan. Tapi dalam beberapa bulan talinya putus. Sekain talinya oke banget sih sebenernya tas ini,

Saya lalu ganti jadi coolbag Boogy Baby beli di Suzzana Pondok Indah. Tali nya kuat. Sayangnya, walaupun ada dua kompartmen terpisah, dinginnya bisa masuk ke sisi yang satu. Jadinya pompa elektrik saya agak bermasalah. Jadi  ice block harus cepat-cepat dikeluarkan dari tas saat sampai kantor. Walaupun begitu, sampai sekarang saya masih pakai yang ini.

2. Pompa ASI
Medela Swing Maxi
Favorit saya. Beli di Bilna. Efektif karena sistemnya dual pump. Ditambah jenis ini closed system, artinya ASI yang diperah ga mungkin bisa tersedot ke dalam mesinnya. Kelemahannya adalah kalau ga dicolokin lumayan juga konsumsi baterai AAA nya. Pengennya si Medela Freestyle, tapi harganya sungguh ga bersahabat. Medela Swing Maxi harganya ga murah. Tapi saya anggap investasi aja. Kalau saat pumping saya merasa susah, pasti jadi ga happy dan ASI nya malah ga lancar kan.

Medela Harmony
Ini saya pakai sebelum punya swing maxi. Awal-awal kerja saya bawa untuk pompa saat ada seminar. Karena ga ada bunyinya jadi ga ketahuan kalau saya lagi mompa sambil dengerin training. Tinggal ditutupin dengan apron menyusui aja. Sekarang udah ga pernah dibawa lagi.

3. Botol Medela + Huki BPA free
Saya bawa beberapa botol medela supaya tidak perlu mencuci saat di kantor. Karena jumlahnya kurang, saya suka bawa botol HUKI juga. Ulirnya sama, tapi harganya jauh lebih murah. Lumayan untuk backup. Tapi kualitas ulirnya tentu ga se-oke medela.

4. Botol Kaca
Awalnya saya ga pernah bawa botol kaca. Semua ASIP baru dipindahkan ke botol kaca saat di rumah. Sejak saya ganti coolbag yang ukurannya lebih kecil saya mengurangi jumlah botol plastik medela dan bawa botol kaca supaya muat di tas.

5. Ice Block
Andalan saya adalah ice block Maxcold igloo. Bawa dua sewaktu pakai coolbox dan tas gabag. Tapi di Boogy baby cuma muat satu. Paling suka karena paling ramping dibanding ice block dan ice gel lain yang saya punya (Rubbermaid dan Gabag)

6. Food Container
Ini saya pakai untuk simpen corong yang mau di simpan di kulkas sampai waktu pumping berikutnya. Supaya tidak terkontaminasi benda lain di kulkas kantor.

7. Lainnya (Hand sanitizer, tissue, baterai AAA)

Yang Ga Dibawa Lagi
Dulu sempet bawa barang-barang ini juga. Tapi lama kelamaan dirasa ga perlu dan berat-beratin. Jadi ga pernah bawa lagi deh.

Plastik ASI
Bawa untuk jaga-jaga kalau kurang botol ASI

Apron menyusui
Dibawa kalau terpaksa pumping di ruang terbuka.

Peralatan mencuci (Sleek, sikat botol, termos)
Awal-awal saya bawa. tapi kalau pakai nyuci kapan saya kerjanya. Akhirnya cuma dilap tisuue lalu masukin kulkas. Alhamdulillah Ru ga apa-apa


Moral
- Kalau males mikir harus bawa apa untuk pumping silahkan contek aja daftar di atas.




BACA JUGA : Tempat Memerah ASI di Kantor