27.3.14

Senam Hamil di RS Puri Cinere

Akhirnya saya dapat lampu hijau dari dokter untuk ikut kelas senam hamil. Sebelumnya masih dilarang karena posisi bayi yang terlalu di bawah dan perut saya yang sering kontraksi. Sengaja senam di Puri Cinere karena dekat rumah.

Senam di rumah sakit ini diadakan setiap hari sabtu jam 10 pagi. Biayanya lima puluh ribu rupiah sekali datang. Ada dua sesi setiap pertemuan. Sesi pertama adalah pemberian materi seputar bayi dan melahirkan, sesi kedua senam.



Pertama kali saya ikut materi nya adalah tentang gizi untuk ibu hamil. Kedua kali mengenai pijat bayi. Untuk tahu materi setiap minggunya, harus telpon dulu pagi-pagi sebelum kelasnya dimulai.

Saya lumayan senang ikut kelas senam hamil. Di sini saya jadi lebih tahu mengenai persalinan. Kalau kontrol dokter kan biasanya hanya di cek keadaan bayi dan ibunya. Untuk persiapan persalinan sama sekali tidak pernah dibahas.

Doakan ya saya bisa melahirkan normal dan lancar. Caesar mahal. Haha.

Moral
Beberapa hal yang saya ketahui dari kelas senam hamil

-Menurut bu bidan, fungsi senam hamil adalah agar jiwa dan raga si ibu lebih siap menghadapi persalinan.

-3 tanda  harus segera ke dokter untuk persalinan : 1. Pecah ketuban,  2. Keluar flek darah, 3. Kontraksi setiap 5 menit sekali.

-2 hal yang tidak boleh dilakukan saat persalinan: 1. Menutup mata, 2. Berteriak.

26.3.14

2nd Anniversary - Home

Last Monday was our second anniversary. Unlike last year, we didn't celebrate it in a fancy way. First because it was on Monday, second because I am 9 months pregnant, tired most of the time, and unable to do a lot of things.


Bi went home quite late that day. Surprisingly, he bought a bouquet of white roses and strawberry cheesecake. I was so happy. I didn't expect him to do such a sweet act on our anniversary because he is not a romantic guy. We had dinner, shared story about what we did that day and ate the cheesecake. It was a simple celebration, but i enjoyed it. :)

20.3.14

Mbak Peya Sakit


Ponakan saya Freya (2,5 tahun) yang pernah saya ceritain di sini dan sini kemarin sakit. Kata dokter Freya kena paratypus. Biasanya karena suka jilat-jilat tangan sendiri, begitu katanya.

"Iya, kemarin pas mamanya lagi ga ngeliatin, Freya jilat-jilat kaca ATM di mal. Kayaknya gara-gara itu," kata kakak saya alias mamanya Freya.

heeee.... Kirain dia udah pinter. Freyaa.. Freya...

Pas saya jenguk dia dengan bangganya cerita, "Peya jilat-jilat ATM kemaren. Terus disentil papa."
"Artinya ga boleh jilat-jilat lagi kan berarti?" jawab saya.
"Boleh!"

dan dia ga jera.

Moral
- Jangan jilat-jilat kaca ATM ya anak-anak. Banyak kuman.

19.3.14

Maternity Photo - 34 minggu

Dari awal hamil saya udah berencana untuk punya foto kehamilan yang cantik dan enak dilihat. Pengennya sewa fotografer. Sayangnya saya ga jago dandan, jadi harus sekalian sama make-up artist. Ribet.

Akhirnya saya memutuskan foto sendiri aja dengan bantuan self timer. Fotonya abis pulang kondangan biar ga perlu dandan khusus buat photoshoot ini. hehe.. Pemalas banget ya.

Nahhh ini hasilnya. Foto kehamilan 34 minggu.



Btw ini abis pulang nikahan temen dekat saya. Pernikahan ke 4 dari 5 orang temen main saat SMP. Tiga sebelumnya rentetan 2 tahun yang lalu.  Satu lagi nih.. hehe. tahun depan katanya Insyallah.


Moral
- Kalau kalian anak pemalas dan irit, manfaatkanlah segala situasi yang ada. hehe.. Moralnya sesat ya.

13.3.14

Weekend Project: Mengecat Furnitur

Sebagai pasangan lulusan interior desain, saya dan Bi selalu banyak mau kalau berhubungan dengan furnitur dan teman-temannya. Mau yang bagus tapi murah.

Nah, berhubung lemari pakaian sebelumnya built-in, kami ga bisa bawa pindah ke rumah baru.  Huhuhu.. Padahal lemari di apartemen udah oke banget menurut kami berdua. Terpaksa harus beli atau bikin lagi. Masalahnya, rumah baru ini judulnya minjem orang tua, jadi nantinya kami harus pindah lagi. Singkat cerita kami memutuskan untuk bikin lemari aka drawer yang ga nempel dinding dan bisa dibawa pindah. Gak mau pesen ke tukang furnitur beneran karena pasti mahal.

Awalnya Bi mau bikin furnitur dari nol. Cuma dia mau beli alat-alatnya dulu. Yang canggih-canggih ala workshop orang luar. Ya kapan jadinya itu lemari. Akhirnya Bi jadi lebih realistis dan memutuskan buat pesen aja di tukang furnitur jati belanda yang suka banyak di sekitar Cirendeu atau Ciputat. Furnitur jati belanda harganya lebih murah dari tukang furnitur custom yang pakai kayu lain (yang lebih kuat dan bagus kualitasnya). Pesennya sengaja yang mentah ga di-finishing (dilapis cat atau melamik). Finishing mereka kurang cantik warnanya.

Targetnya adalah membuat si furnitur murah ini tampak beda. Bi mau di-white-wash aja warnanya. Biar mirip furnitur-furnitur vintage. Sebenernya untuk bikin efek white wash diperlukan dempul dan amplas. Tapi ribet. Akhirnya Bi pilih cara sederhana dengan pakai cat tembok putih dan pelapis clear yang waterbase. Sebenernya kalau di luar negeri ada cat water base untuk kayu, tapi di sini gak ada. (UPDATE: Sekarang sudah ada, salah satunya di IKEA) Jadilah kami pakai cat tembok saja.

Setelah lama teronggok begitu saja, akhirnya si lemari dikerjain juga. Saya ikut bantuin loo.. Tapi gak kefoto aja, ya siapa yang mau motretin kalo dua-duanya tangannya penuh cat.

Jadi begini prosesnya semi ngarang ala Bi:
- Lap seluruh bagian lemari agar bebas dari debu.
- Cat dengan cat tembok putih lalu dilap supaya serat kayu tetap terlihat. Tunggu kering.
- Cat dengan cat bening (coating). Tunggu kering dan lapisi lagi (sebenernya makin banyak makin bagus tapi capek)
- Tambahkan kaki karet supaya ga ngebaret lantai.






Tada! Begini hasilnya. Bagus ga?


Moral
- Kalau mau cari cat yang agak aneh paling banyak pilihannya di Mitra 10. Di toko-toko Panglima Polim adanya yang standar. Di ACE pilihannya juga tidak terlalu banyak.

- Untuk cat clear karena ga punya alat semprot kami pakai kuas yang bulunya lebih halus jadi tidak meninggalkan jejak kuas (lupa namanya apa).

-Kalau yang gatau weekend mau ngapain, ngecat furnitur oke juga lo!

3.3.14

New Year, New Home

I know it's March already. I am not really good at updating my story soon after it happened. 2014 is special. First because my baby due date is on April and second because I moved to a new home.

My mom wants me and my husband to live near her house when my baby arrived. So she can visit us more frequently. We moved just before the new year's eve and started to live in the new house on the first day of 2014.

Moving to landed house is not as easy as I thought. I found so many problems with this house. The story about that is way too long and I don't want to remember it any longer.

Here is the sneak peak of the house when our nephews came to visit us last week.


The house is messy. Bi is so busy at work and I am not allowed to move heavy stuffs, so we basically only have weekend to make the house looks better. I'll update the photo once our house is prettier.