22.7.13

Akhir Pekan: Bersepeda di Kota Tua

Nulis bahasa inggrisnya istirahat dulu ya. Lagi ga pengen mikir.

Jadi beberapa minggu yang lalu, saya dan Bi si suami jalan-jalan ke kota tua. Soalnya lagi bosen sama yang namanya mal. Dari tempat tinggal kami ke kota lumayan mudah, setengah jam saja dengan kereta.

Setelah jalan-jalan di Museum Bank Mandiri dan Museum  Bank Indonesia, saya dan Bi pergi ke Museum Fatahillah. Nah, di depannya ada banyak sepeda ontel yang disewakan beserta properti topi belanda. Hmm, tertarik, tapi masih agak panas. Sambil menunggu matahari mulai turun, kami jalan-jalan dulu di dalam museum.


"Berapa bang?" tanya si Bi setelah kami keluar dari museum.
"Kalau keliling-keling di lapangan sini aja setengah jam 15 ribu, kalau ke luar sepuasnya 40 ribu,"
"Boleh satu sepeda berdua apa harus satu-satu?" tanya saya
"Boleh neng goncengan"

Kami pun memutuskan untuk sewa satu sepeda keluar lapangan Fatahillah, rutenya : Toko merah - Jembatan Kota Intan - Museum Bahari - Pelabuhan Sunda Kelapa. Kita ga pake guide karena kata bapaknya tempatnya deket-deket plus ga tau juga kalo pake guide harus ngasih berapa lagi. haha.

Satu kata tentang jalan-jalan naik sepeda di rute itu : NGERI. Gimana ga serem, pertama karena ga ada jalur sepeda -- jadi naik sepedanya di jalan raya yang ramai, kedua, sepedanya ga punya kaca spion, dan ketiga jalanannya bukan jalan biasa yang isinya kebanyakan mobil tapi jalanan penuh truk, tronton, dan truk molen. Hiiii... Untung boncengan, kalo saya naik sendiri mah langsung puter balik ga jadi.

Tentunya kami ga lupa foto-foto, bukti kalau berhasil naik sepeda dengan tingkat kesulitan maksimum. 





Dua manusia kucel, setelah naik sepeda lumayan lama

Moral

- Kalau yang masih sayang sama nyawa mendingan ga usah naik sepeda keliling daerah kota tua. Kecuali kalau nanti pak Jokowi dan Ahok bikin jalan khusus sepeda yang aman. Tapi, kalau emang suka yang menantang maut monggo dicoba.

- Kalau penasaran banget pengen coba mungkin bisa pake guide, walaupun saya ga jamin guidenya bisa melindungi kalian dari truk-truk yang ukurannya 10x ukuran badannya. Hehe.

- Walaupun semua moralnya kesannya negatif, tapi saya sebenernya seneng-seneng aja kok jalan-jalan kali ini. Hehe. Walaupun ga mau lagi, tapi pengalaman pertama emang selalu seru kan. ;)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar