14.11.12

#5. SG Trip - Peranakan Museum

(My Travel Series)
_____________
Senin, 25-1-2010
Singapore Museum Trip
Day 1


(Please note that this trip happened in 2010, there are probably some changes in the museum now)

Mengunjungi Museum Peranakan setelah National Museum of Singapore adalah suatu kesalahan. Pertama, energi saya sudah terkuras cukup banyak paska keliling-keliling di museum nasional yang sungguh besar itu. Kedua, Setelah melihat museum besar dan sangat 'wah', Museum Peranakan jadi terlihat kecil dan biasa saja. Padahal Museum Peranakan ini sebenarnya menarik.

Museum Peranakan ini berisi tentang warga keturunan yang lahir di Singapura. Bagaimana ya menjelaskannya, intinya tentang beragam suku bangsa yang datang dan kemudian membangun keluarga di Singapura, asal-usul penduduk Singapura.

Untuk lebih jelasnya, ini saya kasih sedikit preview lewat foto. Silahkan.

Di luar Museum Peranakan


Kiri: Saya sedang mendengarkan penjelasan via head phone. //
Kanan: Si Ade dengan telpon kuno. Telpon-telpon ini bila didengarkan berisi bercakapan sesuai 
dengan jaman telpon ini digunakan. Seru deh.


Museum ini desainnya feminin sekali dengan warna-warna pastel, 
motif bunga, dan kupu-kupu.


Bagian favorit saya. Dua lukisan itu adalah video sepasang orang tua yang 
sedang memberikan wejangan tentang pernikahan. Di hadapannya 
ada kursi untuk duduk. Serasa diceramahin sama ibu-bapak beneran. Hehehe.


Wedding Outfit


Salah satu bagian dindingnya, suka sama gambarnya.


Ada cerita tentang wayangnya juga. 


Sudah sore, saya dan L, si ade pun memutuskan untuk menyudahi kunjungan ke museum untuk hari ini. Sebenarnya Museum Peranakan buka sampai pukul 7 malam, tapi kami sudah terlalu lelah. Saatnya mencari makan malam dan kembali ke Hostel.

Moral
- Kunjungi Museum Peranakan sebelum pergi ke National Museum of Singapore supaya tetap punya energi dan tidak kecewa.

- Museum ini berkesan muda dan feminin, bahkan terlalu sweet bagi saya yang sebenarnya suka yang lucu-lucu.

- Untuk informasi mengenai jam buka, bagaimana cara ke sana, harga tiket, dan segala informasi lainnya, silahkan lihat di sini.


Selanjutnya  >> #6. SG Trip - Singapore Philatelic Museum
Sebelumnya >> #4. SG Trip - National Museum of Singapore (Last Part)

4.11.12

#4.SG Trip - National Museum of Singapore (Last Part)

(My Travel Series)
__________
Senin, 25-1-2010
Singapore Museum Trip
Day 1

(Please note that this trip happened in 2010, there are probably some changes in the museum now)
Tulisan sebelumnya>> #SG Trip - Pameran Tetap National Museum of Singapore

Salah satu daya tarik museum untuk dikunjungi berulang kali adalah pameran temporer. Saat saya pergi ke museum ini, ada dua pameran temporer yang sedang berlangsung.

Tulisan ini mungkin tak banyak bermanfaat bagi yang ingin pergi ke sana dan tengah mencari informasi. Tapi saya tetap ingin menceritakannya karena menurut saya pameran temporer ini sama menariknya dengan pameran tetap.

The Bag - Carrier Bags in Singapore From The 1950s to The1980s
Pameran temporer pertama dengan judul yang panjang sekali. Tema dan objek yang tampak kurang menarik berhasil ditampilkan dengan desain yang apik. Hebat kamu hey desainer pameran!

Ade saya di depan pintu masuk

Di bagian dalam. Pamerannya tidak terlalu besar.

 Display kaca yang sederhana tapi bagus.

Salah satu display favorit saya.

Bahan pembuat kantong kertas di zaman itu.




Quest of Immortality - The World of Ancient Egypt


Pameran kedua, lebih besar dan lebih menarik. Sesuai judulnya, pameran temporer ini mengenai mesir kuno. Pameran ini bersifat sementara karena koleksinya berasal dari Kunsthistoriches Museum, Vienna. Saya beruntung tidak harus ke Vienna untuk melihatnya. Hehe. 

Selain koleksinya, pameran sementara ini juga menarik karena memiliki permainan-permainan interaktif. Tentu bukan sekedar permainan biasa tapi juga mengenai mesir kuno.

Silahkan pilih yang mana. Bentuknya saja piramid.

Cap huruf hieroglyph. Bisa tulis nama sendiri dengan hieroglyph.

Tutorial membuat origami piramid. Susaaah..


Menyalin tulisan mesir. Serasa Lara Croft. Haha.


Setelah puas bermain-main dan membuat ini itu, saya dan si ade pun masuk untuk melihat koleksinya. Benda pamernya terlihat lebih mistis karena hanya diterangi lampu-lampu spotlight di sana sini.

Judulnya maksa foto sama sphinx

Tulisan hieroglyph di batu.

Mumi. Sewarna-warni itu ternyata.

Tampak dalam peti, ternyata di dalamnya ada 
gambar berwarnanya juga, baru tau saya.

Selesailah jalan-jalan kami di Museum yang besar ini.

Moral 
- Museum ini wajib dikunjungi. Jangan lupa siapkan banyak waktu agar tidak terburu-buru, paling tidak setengah hari.
- Untuk tau berapa harga tiketnya (kalau pelajar diskon lo..), pameran temporer apa yang sekarang sedang berlangsung, cara ke sana, dan lain sebagainya, silahkan kunjungi official website-nya di sini.