29.8.12

Our Apartment in Majalah iDEA

" Emangnya mungkin gitu lebaran di Apartemen?" tanya teman saya yang seorang reporter waktu itu.

Saya jawab, ya ga bener-bener lebaran di sini, tapi kalau mau ada tamu kan bisa.

***

Beberapa bulan lalu, teman saya yang reporter majalah itu minta tolong. "Mau kan tolong desainin satu sudut ruang apa aja untuk edisi khusus lebaran," katanya waktu itu. Sebenernya bukan mendesain, tapi mendekorasi. Emang beda? Beda. Kalau desain itu memberikan sebuah solusi untuk suatu masalah, sementara dekorasi sekedar mempercantik ruang.

Jadilah saya memutuskan untuk mendekorasi apartemen mungil yang baru saya akan tinggali habis lebaran (baca: sekarang, saat saya nulis ini).  Masih kosong, yang ada baru kitchen set, itu juga baru saja jadi. Dalam dua minggu saya grabak-grubuk bikin konsep dan bikin ini itu. Untungnya ga sendirian, tapi dibantuin sama W si suami saya.


Before








After


Sedikit revisi aja tentang artikelnya, ruang ini ga saya desain sendirian. Kitchen set misalnya, didesain sama si W yang juga interior desainer. Sofa, cermin, dan artwork-nya juga dipilih dengan keputusan bersama. 

Awalnya saya mau bikin tulisan bismillahhirrahmani rahim-nya langsung di dinding. Tapi ga dibolehin sama si W karena dia ga mau dinding nya jadi bolong-bolong. Akhirnya saya ngalah dan pake sterofoam dari pada disuruh  nge-dempul temboknya. hehe.

Oiya, ini adanya di majalah iDEA edisi khusus lebaran yang terbit mid Juli 2012. Btw Thanks iDEA! 

4.8.12

Book Review: Little Bee

Hore sudah bulan baru, berarti udah bisa beli buku baru. Itu peraturan yang saya buat sendiri sebenernya. Satu buku satu bulan. Sejujurnya pengen lebih, tapi mengingat harga buku (yang bahasa inggris terutama) ga murah, jadi satu aja cukup.

Buku bulan Juli saya adalah Little Bee. Tertarik karena deskripsi di belakangnya, begini bunyinya:

We don't want to tell you what happens in this book. It is a truly special story and we don't want to spoil it. Nevertheless, you need to know enough to buy it, so we will just say this: 
This is a story of two women. Their lives collide one fateful day, and one of them has to make a terrible choice, the kind of choice we hope you never have too face. Two years later, they meet again - the story starts here...
Once you read it, you'll want to tell your friends about it. When you do, please don't tell them what happens. The magic is in how the story unfolds.

picture from here


Deskripsi yang sungguh bikin penasaran. Berita baiknya, penulisnya sangat pintar bermain dengan alur cerita. Bikin saya ga bisa berenti baca dan menghabiskan buku ini dalam dua hari. Berita buruknya, ceritanya ga sebagus itu. Menurut saya ya. Saya sih ga suka sama tokoh utamanya juga ga suka sama ceritanya. Terlalu serius dan saya ga tau moral apa yang bisa diambil. 


Moral
Kalau kamu anak serius yang suka konflik berat dan menikmatinya, silahkan baca. Kalau kamu kira-kira satu selera sama saya, mending cari buku lain. Hehe.