26.7.12

#12. Singapore - Berhasil Naik Bus ke IKEA (UPDATED)

(My Travel Series)
_________
Minggu, 1-4-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 7

W si rekan perjalanan: Loh, kamu belom selese cerita tentang jalan-jalan kita?
Saya : Belum.
W: Masih dilanjutin? Kan udah lama.
Saya : Ya gapapa, kan udah terlanjur mulai ceritanya. Tinggal satu hari lagi kok. 


Hari terakhir di acara jalan-jalan kali ini. Rencana hari ini adalah pergi ke IKEA, tempat yang ga berhasil dikunjungi saat di Hong Kong.

Masih inget dulu pertama kali tau Ikea dari katalog-katalog yang suka dijual abang-abang tukang jual majalah, waktu SMP kalau saya ga salah inget. Suka deh sama gambar-gambar ruangan dan furnitur di katalognya. Juga pernah mampir tempat-tempat yang jual Ikea, tapi tentu bukan official stores-nya karena di Indonesia kan ga ada. Pernah juga nitip dibeliin boneka di Ikea sama teman yang papanya pilot dan suka bolak-balik ke Singapur.

Singkat cerita akhirnya saya akan ke Ikea juga. Ada dua toko Ikea di Singapur, tapi dua-duanya hanya bisa dicapai naik bus. Terakhir ke Singapur saya dan ade saya ga berani ke Ikea karena kita ga tau gimana cara naik bus, hahaha. Untung kali ini ada W suami saya.

Bagi yang kurang pengetahuannya sama kayak saya ternyata gini caranya:

Sebelum bus datang
1) Lihat papan di halte berapa jarak dari halte kita sampe halte tujuan.
2) Setelah tau berapa jaraknya, cocokan dengan harganya di tabel tentang jarak dan harga
3) Siapkan uang pas karena ga akan ada kembaliannya

Saat bus datang
4) Masuk dari pintu depan dan masukan uang ke dalam tempat yang sudah disediakan di sebelah supir
5) Ambil receipt nya
6) Setelah sampai di halte tujuan, pencet tombol dan keluar dari pintu tengah

Kira-kira gitu caranya. Moga-moga si bener, karena kami berdua ga dimarahin atau apa dan selamat sampai tujuan. hehehe. Ikea here we come!

Jalan-jalan di tokonya menyenangkan, tapi kalau untuk diceritakan mungkin ga semenarik itu.

Saatnya pulang. Bye bye Ikea! Bye bye Singapore! Semoga kami bisa jalan-jalan lagi. Hehehe


Moral 
- Kalau mau ke Ikea siapkan waktu yang banyak karena tokonya sangat luas jadi liat-liatnya ga buru-buru.
- Ga udah khawatir kalau lapar karena di sini ada kafetarianya juga.
- Jangan takut naik bus. Hahah emang saya. 
- Pikirkan juga cara bawa barangnya. Saya dan W beli gantungan untuk lemari dari besi yang harus di wrap dulu sebelum masuk bagasi pesawat, ternyata harga wrap nya lebih mahal dari harga barangnya. 


ps. I wish I can work in Ikea. Hehehe

UPDATE
Setelah berkunjung kembali ke Ikea Alexandra, saya jadi lebih mengerti tentang cara ke sananya. Menurut saya cara yang paling mudah untuk turis ga tau jalan kayak saya adalah: naik MRT sampai Queenstown - pilih pintu keluar sebelah kiri - lalu naik bus nomer 195 - turun 2 halte setelahnya. Ikea nya udah keliatan ko.

Sebelumnya  >> #11. Singapore - Universal Studio
Mulai di sini  >> #1. Hong Kong - Halo Dokter

18.7.12

#11. Singapore - Universal Studio

(My Travel Series)
___________
Sabtu, 31-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip 
Day 6

Hello Singapore! Kata saya di hari ke enam ini. Setalah delay yang panjang, akhirnya saya dan w si rekan perjalanan sampai di Singapur tengah malam kemarin.

Rencana hari ini adalah Universal Studio. Perdana nih kami ke sini, terakhir kali ke Singapur USS belum buka. Can't wait, can't wait.. Hehehe abisan saya emang suka theme park.

Sebelum berangkat ke Hong Kong saya sudah beli tiket USS nya lebih dulu via online. Jadi kami hanya tinggal membawa diri ke Sentosa Island tempat USS berada. Untuk pergi ke sana ada banyak moda transportasi yang bisa dipilih. Karena sesuatu dan lain hal (sok misterius) kami naik MRT sampai Vivo city, lalu naik Sentosa Express sampai ke USS. Harganya S$3 tapi sepertinya sekarang udah naik jadi S$3.5.

Sampailah kami di Universal Studio Singapore, disambut globe berputar bertuliskan Universal Studio yang khas. Naik ini-naik itu, coba ini-coba itu, foto di sini-foto sama si itu.  Kira-kira itu ringkasan apa-apa saja yang kami lakukan di sana. Hahaha. Bukan karena saya males cerita, tapi kayaknya untuk yang belum pernah mendingan nabung dan main-main sendiri di sini. 




1. Saya suka background -nya. Bagus ya buat foto-foto. // 2. Foto sama optimus prime, puss in boots, 
dan prajurit di the mummy. 



Setelah seharian masuk semua wahana yang ada, ini pendapat saya tentang USS: 

- Wahana paling seru :TRANSFORMER! Mau banget masuk lagi dan main lagi. 

- Wahana paling bikin puyeng : The Mummy. Bahkan lebih pusing daripada naik si roller coaster kembar.

- Gapapa main seharian karena di sana ada mushola.

- Jurasic park-nya rusak terus. Saya ngantri 3x, dua kali pertama dibubarin antriannya karena wahananya perlu perbaikan. Mungkin karena kami lagi sial aja kali ya. 

Moral
- Siapkan energi supaya bisa main puas di sini. Tapi karena ga begitu besar seharian juga habis kok dimasukin semua atraksinya. Padahal saya ke sini pas weekend lo..

- Kalau mau tau info tentang gimana cara ke sana, berapa harganya, mau beli tiket, dan lain-lainnya, silahkan buka official websitenya di alamat ini



**BONUS**
Universal Studio Singapore vs Universal Studio Japan

Sebenernya data perbandingan ini sudah sangat ga akurat karena saya ke USS di umur 24 dan ke USJ di umur 16. Hahahaha, a lot can happened in 8 years. Tapi gapapalah ya, toh ini bukan karya ilmiah. 

- Karena lebih baru, USS tentunya lebih kekinian daripada USJ. Tokoh-tokohnya juga dari film-film terbaru.

- Kalau di USS ada Transformer di USJ adanya Spider Man. Wahananya mirip sebenernya. Waktu saya ke USJ saya terpukau sama wahana Spider Man ini, ternyata Transformer bisa lebih keren lagi. ckckck. Teknologi emang cool ya. 

- USS pertunjukannya in English, USJ in Nihon Go aka bahasa Jepang. Aneh aja liat Spider Man ngomong pake bahasa Jepang padahal latarnya di New York. Haha. 

-Saya lebih suka souvenier di USJ daripada USS. Menurut tante saya, kaos-kaos souvenier USS dijual di tanah abang dan tampilannya super mirip ga bisa dibedain. 

- Wahana favorit saya di USJ adalah Snoopy. Perosotan gitu. Hehehe, maklum masih remaja waktu itu. Waktu itu saya lebih milih naik Snoopy dua kali daripada masuk ke semua wahana. 

ps. Kalau ketemu foto pas di USJ saya upload di sini deh nanti. Hehe



Selanjutnya  >> #12. Singapore - Berhasil Naik Bus ke IKEA
Sebelumnya >> #10. Hong Kong - Luntang Lantung di Airport

13.7.12

#10. Hong Kong - Luntang Lantung di Airport

(My Travel Series)
___________
Jumat, 30-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 5

Delay empat jam sepasang wisatawan asing luntang-lantung di bandara Hong Kong. Itu judulnya kalau ini ada di berita koran lampu merah atau yang sekarang udah ganti nama jadi lampu hijau.

Kalau semua berjalan sesuai rencana, kami seharusnya terbang ke Singapur pukul 14.00. Supaya cek in ga buru-buru dan ga terlambat kalau ada apa-apa, saya dan w si rekan perjalanan sudah sampai dua jam sebelum keberangkatan. Jam 12 kurang malah. Ternyata kami berdua belum boleh check in karena pesawatnya di delay sampai empat jam lebih. WHAAATTT??? *lebay

Mau balik ke kota mahal lagi biaya untuk naik keretanya. Ya sudah kami pasrah aja nunggu sambil jalan-jalan di bandara internasional Hong Kong.

Baru sampai, muka masih ceria karena belum tahu pesawatnya delay.
 I loooveee the ceiling.


Beberapa hal yang menghibur kami si anak luntang lantung:
- Wi fi gratis.
Kita streaming film dari aplikasi PPTV di galaxy tab. PPTV adalah web cina untuk streaming dan download film yang entah kenapa bisa HD tanpa putus-putus.

- Muji.
Beda sama yang ada di Indonesia, Muji yang ini juga jual cemilan kayak marshmallow, cokelat, dan teman-temannya. Murah lagi. Begitu udah makan saya baru sadar jangan-jangan marshmallow-nya ada shortening yang biasa nya dari lemak babi. haha. Yang penting udah baca bismillah. eh udah belum ya.

-Prayer Room
Satu untuk semua.  Ada kursi, tempat wudhu, dan arah kiblat. Terserah mau ibadah gaya apa. hehe.

-Souvenir Shop
Bisa belanja-belanja oleh-oleh lagi deh. Kali ini harganya lebih mahal tapi barangnya juga lebih bagus. Ada souvenir shop nya Disney Land juga. Horeee. Meskipun ga ke sana tapi bisa beli souvenir lucu-lucunya. Seneng deh.


Moral :
- Jangan naik jet star. Hahaha.

- Kalau mengalami hal yang sama dan butuh info tentang airport-nya silahkan klik official websitenya di sini



Selanjutnya  >> #11. Singapore - Universal Studio
Sebelumnya >> #9. Hong Kong - Temple Street Night Market

7.7.12

#9. Hong Kong - Temple Street Night Market

(My Travel Series)
____________
Kamis, 29-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 4

Gawat, belum beli oleh-oleh padahal tinggal semalem saya di Hong Kong. Hehe, emang dasar saya sukanya serba mepet, di malam terakhir ini saya dan si suami baru mau belanja oleh-oleh. Awalnya mikir antara mau ke temple street night market atau ladies market, akhirnya memilih yang pertama. Alasannya karena lokasinya lebih dekat dari tsim sha tsui waterfront tempat kami nonton symphony of lightsSeperti tempat wisata lain, ada banyak petunjuk jalan untuk menuju ke sana, meskipun agak kecil tapi lumayan kelihatan. 

Pasar malam yang satu ini jujur ga se'wah' yang saya pikirkan. Foto-foto di internet telah menipu saya. hahaha. Ada banyak barang yang dijual di sini, mulai dari kaos, dompet-dompet khas cina, gantungan kunci, taplak meja, kartu, pematik, dan hal-hal yang berbau Hong Kong lainnya. Meskipun lumayan banyak, tapi beberapa stand di sana menjual barang-barang yang hampir sama satu sama lain. Lebih mirip belanja di pasar pagi mangga dua daripada di brightspot market. Kalau belum pernah ke dua-duanya, ya intinya barangnya lebih ga custom dan ga variatif. Kelebihannya, namanya pasar harganya bisa ditawar. Kalau beli banyak pasti lebih murah.

Saya ga sempet foto-foto karena sibuk belanja. Fotonya diambil dari sini

Pulang-pulang kami lumayan banyak bawa tentengan, isinya mulai dari dompet, table runner, kaos, gantungan kunci, teh hijau, trus apa lagi ya saya lupa. Tapi yang paling saya suka si kartu bernuansa Hong Kong tempo dulu. Bagi yang ga kebagian oleh-oleh saya minta maaf. hehehe.

Oiya, di sini juga ada kios makanan juga. Tapi kami ga makan karena takut ga halal. Padahal si ada kios seafood juga. Haha

Moral 
-Barang-barang di sini lumayan murah, tapi kualitasnya juga kurang. Saya ga berhasil nemu tempelan magnet Hong Kong yang bagus.
- Jangan berekspektasi terlalu tinggi, nanti kecewa



Selanjutnya  >> #10. Hong Kong - Luntang Lantung di Airport
Sebelumnya >> #8. Hong Kong - A Symphony of Lights