14.6.12

Lovely Freya

Let me introduce you to my niece


Freya the Dutch Lady











Freya the chick




13.6.12

#8. Hong Kong - A Symphony of Lights

(My Travel Series)
___________
Kamis, 29-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 4

Ga terasa malam ini adalah malam terakhir saya dan si w di Hong Kong. Berhubung banyak tempat yang belum dikunjungi, kami berdua bikin rencana yang ga realistis untuk hari ini. Kami mau ke stanley market, ke museum, belanja oleh-oleh, lihat symphony of lights, dan ke Ikea. Bener-bener so little time so much to do. hehehe..

Selesai keliling-keliling Hong Kong Museum of History kami berniat belanja oleh-oleh di Ladies Market dan Temple Street market (lagi-lagi banyak mau.. haha). Tapi ga terasa hari udah malam aja, padahal W si rekan perjalanan pengen banget lihat sympony of lights. Kami pun memutuskan menunda acara belanja dan nonton symphony of lights terlebih dulu.

A Symphony of Lights adalah suatu pertunjukan lampu-lampu dan laser yang dinyalakan oleh gedung-gedung yang berada di Hong Kong Island mengikuti irama lagu. Semacam pertunjukan air mancur menari pake lampu-lampu gitu, bedanya di sini melibatkan beberapa gedung-gedung tinggi yang pastinya lebih kompleks. Pertunjukan ini dimulai jam 8 malam setiap harinya dan bisa dilihat di sepanjang Tsim Sha Tsui Waterfront. 

Awalnya saya udah pesimis kami bakal sempat nonton. Jam 7.15 an kami naik bus menuju Avenue of the Star (salah satu bagian Tsim Sha Tsui Waterfront). Ternyata dari tempat kami berada ke sana tidak terlalu jauh, jam 7.30 kami sudah sampai. Di sana masih belum terlalu ramai. Kami berdua masih leluasa memilih tempat menonton yang sepertinya paling asik. Asal aja si milihnya. Tapi ternyata angiiiiinnnn banget di sini. Saya udah kayak di eskimo aja pakai jaket tebel dan syal sambil nunggu show-nya dimulai.

08.00 PM - Pertunjukan pun dimulai..

View dari tempat kami. Susah moteretnya tapi.


Versi bagusnya. Sumber dari sini


Dreams do come true
Bagi saya, yang spesial bukan pertunjukannya. Saya jadi inget beberapa tahun lalu sayang pernah bikin vision board berisi foto tempat-tempat yang ingin saya kunjungi. Salah satunya adalah  foto Tsim Sha Tsui Waterfront tempat kami nonton. Saya bahkan ga inget kenapa saya pengen ke Hong Kong dan kenapa saya milih foto itu. Mungkin gara-gara film friends-nya Won Bin. 

Meskipun yang saya pasang adalah foto ketika siang dan saya ke sininya malam, tapi rasanya senang karena salah satu mimpi saya terkabul bahkan ketika saya udah lupa punya mimpi itu. Bikin saya senyum-senyum habis nonton symphony of lights. Hehe. Makasi ya Allah.


Moral
- Datang lebih awal agar bisa dapet tempat melihat yang enak dan ga ketutupan orang. 

- Kalau mau tau di mana saja tempat-tempat nya dan informasi lebih rinci silahkan lihat di sini.

- Dream on!


8.6.12

#7. Hong Kong - Museum of History

(My Travel Series)
__________
Kamis, 29-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 4


Museum selalu jadi objek wisata wajib bagi keluarga saya dari dulu. Sebenernya jadi wajib gara-gara kakak saya si pendiri museum ceria yang lulusan S1 arkeologi dan S2 museum and art history selalu minta ke museum kemana pun kami pergi.

Kali ini, meskipun dia ga ikut, kakak saya tetep pesan supaya saya dan w si rekan perjalanan pergi ke museum. "Paling ngga satuu aja.." katanya, tujuannya agar dia dapet oleh-oleh foto dan cerita saat kami pulang. Jadilah kami berdua pun pergi ke Hong Kong Museum of History yang kata beberapa sumber di internet bagus.

Pameran permanen museum ini berisi tentang sejarah dan perkembangan Hong Kong, mulai dan masa pra sejarah hingga kini. Ruang pamernya terdiri dari dua lantai dengan luas sekitar 7.000m2. Kalau ga kebayang sebesar apa, ya pokoknya besar banget lah. Kalo sekedar liat-liat asal perlu sekitar satu sampai dua jam-an, tapi kalau mau benar-benar jadi pintar dan menyimak semua informasinya bisa sampai empat jam.

Karena ga mungkin ditulis di sini isinya apa saja dan malah jadi spoiler kalau-kalau nanti ada yang mau ke sana, ini saya kasih sneak peek-nya aja ya.

Di pintu masuk museum






Selain pameran permanennya, ada juga pameran sementaranya. Saat saya ke sana pamerannya tentang uang. Isinya mirip Museum Bank Mandiri dan Bank Indonesia kalau di Jakarta. Ga terlalu seru kalau menurut saya. 

Kalau disuruh menilai dari 1-10, Hong Kong Museum of History nilainya 8. Alurnya cukup jelas, objek-objek pamerannya juga menarik, terutama karena banyak diantaranya berukuran super besar. Tapi, kalau dibandingkan museum-museum di Singapore, museum ini masih kalah. Di sini unsur interaktifnya masih kurang. Informasinya belum disampaikan dengan cara 'sambil bermain'. Tapi tetep aja si museum Indonesia lebih kalah lagii... :'(((( 

Oiya, kelebihan lainnya, museum ini sangat mudah ditemukan. Meski letaknya di tengah kota, tapi sangat banyak petujuk jalan untuk menuju ke sini. Kami bahkan ga pake buka peta lo sejak turun dari MTR.

Moral

- Kalau mau jalan-jalan murah dan seru, museum ini bisa jadi pilihan. Harga tiketnya hanya $10HK (sekitar 12 ribu rupiah). Apalagi Hong Kong Museum of History ini bersebelahan sama Hong Kong Science Museum. Sekali datang dapet dua museum deh

- Sediakan cukup waktu kalau mau ke sini. Sayang aja harus buru-buru padahal masih banyak yang bisa dilihat

- Bagi yang suka narsis, ini adalah studio foto gratis. Hehehe.. Background-nya banyak.

- Untuk liat official websitenya silahkan liat di sini. Tapi ga terlalu jelas si websitenya. Hehe.