28.5.12

#6. Hong Kong - Stanley Market

(My Travel Series)
__________
Kamis, 29-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 4

Jalan-jalan gak afdol kalau ga belanja, itu pendapat saya. Bukan belanja yang gimana gitu sih, tapi beli oleh-oleh untuk orang-orang yang ga ikut jalan-jalan, biar senangnya dibagi-bagi.

Pagi ini, Saya dan W mau ke Stanley Market, tempat yang ga jadi dikunjungi di hari kedua. Stanley Market letaknya di bagian selatan Hong Kong Island. Rekomendasi dari si mama yang sudah pernah ke sini.

Untuk menuju ke sana, kami naik MTR sampai stasiun chai wan, stasiun paling akhir di sebelah timur Hong Kong Island. Dari sana, kami berganti kendaraan menjadi sejenis angkot kecil yang kapasitasnya hanya 10 orang-an dengan tarif flat. Kendaraan ini agak beda dengan bus-bus yang sudah pernah kami naiki di sini. Selain ukurannya yang kecil, si 'angkot' ini juga kayaknya bisa berenti dimana-mana dan orang harus mencegatnya di jalan. Bedanya, kalau sudah penuh, pak supirnya tidak mau berhenti, ga ada tuh sistem 6-4 kayak angkot di Jakarta atau 7-5 kalau di Bandung. hehe.  

Jalanan menuju Stanley Market adalah suatu hiburan tersendiri, pertama kami melewati makam orang-orang muslim lengkap dengan sebuah masjid kecil, kemudian pemandangan berganti menjadi tebing-tebing dengan pemandangan laut. Menyenangkan deh..

Setelah liat-liat sana sini, akhirnya kami harus turun. Halte tempat kami turun tidak tepat di depan Stanley Market, jarak 2 menit berjalan kaki kira-kira. Sebelum belanja, kami sempet foto-foto dulu.

Foto-foto dulu di depan pasarnya

Saya bukan ahli per-pasaran di Hong Kong, jadi saya kurang tau juga apa barang-barang di sini beda sama di tempat lain dan harganya lebih murah atau tidak. Yang jelas, ada beberapa toko yang tidak ada di tempat-tempat lainnya. Salah satunya adalah suatu toko keramik yang menjual keramik bergambar Hong Kong. Walau agak mahal tapi bagus sekali.

Selain bisa belanja, Stanley Market juga dekat dengan pantai. Bersantai sambil menikmati pantai bisa juga jadi pilihan. Namun, dibandingkan pantai di Indonesia, pantai di sini kalah bagus. Yaiyalah ya. Hehe.

Pantai dan lingkungan sekitarnya. Iya kan, masih bagusan Indonesia :p

Selesai belanja dan jalan-jalan, kami memutuskan untuk kembali ke tengah kota. Untuk pulang kami sengaja memilih kendaraan yang berbeda agar rute yang dilewati juga beda. Kami pun naik bus bertingkat di terminal yang ada di depan pasar. Kami duduk paling atas dan paling depan supaya bisa liat pemandangan.Rute pulang juga sama serunya. Melewati tebing dengan pemandangan laut, resort-resort dan apartemen yang bagus-bagus, juga bisa melihat Ocean Park dari jauh.

Duduk paling atas dan paling depan untuk 
pemandangan yang bagus dan berakhir mual

O..o.. Begitu sudah di bus saya baru ingat kalau kami juga berniat mengunjungi Murray House, objek wisata lain yang ada di dekat Stanley Market. Hahaha, next time deh ya, pikir saya menghibur diri.



Moral
- Pilih kendaraan dengan rute yang berbeda saat pergi dan pulang, karena perjalanannya adalah suatu hal seru tersendiri
- Jangan duduk di lantai atas bus tingkat kalau gampang mabuk. Jalan yang super berliku-liku bikin saya mual begitu sampai ke tengah kota dan mualnya ga ilang-ilang. :'(
- Keramik gambar Hong Kong yang dijual di sini adalah oleh-oleh yang paling bagus dari oleh-oleh lain yang kami beli setelahnya.



Selanjutnya  >> #7. Hong Kong - Museum of History
Sebelumnya >> #5. Hong Kong - Jumbo Kingdom

16.5.12

#5. Hong Kong - Jumbo Kingdom

(My Travel Series)
___________
Rabu, 28-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 3


Jujur, ga banyak hal yang saya tau tentang restauran yang saya tuju ini. Jumbo Kingdom namanya, sebuah restauran mengapung yang terletak di pelabuhan Abardeen. Hanya dua hal yang saya tau, pertama untuk makan di sana pengunjung perlu menaiki kapal yang disediakan gratis. Kedua, restauran ini menyajikan hidangan laut. Halal dan sepertinya menarik.


Selesai main-main dari Ocean Park kami, saya dan si W, pergi ke Jumbo Kingdom. Berbekal catatan kecil dan galaxy tab kami berhasil sampai kesana, meski sebelumnya sempat agak nyasar dan kebingungan. Hari sudah gelap dan restauran mengapung itu terlihat menarik dengan lampu-lampunya.

Hanya lima menit kami naik kapal sampai ke restauran ini. Huoooo serasa ada di kerjaan China zaman dulu. Selain semangat ada juga rasa berdebar-debar, kayaknya resaturan ini  mahal. Lebih mahal dari yang saya kira. Namun, karena sudah terlanjur sampai sini kami berdua memutuskan masuk. Mudah-mudahan uangnya cukup, Amin.

Interiornya wah banget deh. Ramai ornamen yang pada masanya dianggap mewah. Kami ditunjukan untuk naik sampai lantai tiga. Di sana ada beberapa orang lokal yang sedang makan dengan pakaian rapi. Padahal si W pakai celana pendek dan saya pakai baju seadanya, maklum, dari Ocean Park.

Eksterior dan interior Jumbo Kingdom


Meja tempat kami duduk tertata rapi ala restauran hotel, lengkap dengan alat makan dan tentu saja serbet. Pelayan yang ada banyak jumlahnya itu memberikan kami menu. Benar saja, harganya selangit. Hahaha. Kami pun memesan seporsi kepiting, satu porsi udang, dua nasi, dan dua mineral water. 


Menu makan malam: Udang, kepiting, dan tahu complement

Bagi saya yang gak terlalu hobi makan, makanannya tergolong enak. Meskipun tentu ga berbanding lurus dengan harganya. Oiya, untuk semua ini kami membayar hampir $800 HK (sekitar 960 ribu rupiah) Mahal ya..

Selama kami makan, yang lumayan susah karena pake sumpit, para pelayannya stand-by di belakang kami. Setiap piring kecil terisi dengan kulit kepiting, mereka dengan sigap menggantinya dengan piring baru. Hehehe, ga green banget mereka.

Selesai makan, kami kembali ke depan restauran. W, suami saya, buru-buru naik kapal yang sudah mau berangkat. "Ayo-ayo...," katanya sambil menarik saya. Kapal yang kami naiki ini beda tempat 'parkir' dengan kapal kami ketika datang. Di pintu masuknya ada tulisan, namun saya ga bisa baca karena diburu-buru masuk.

Saya : Emang ini sama aja ya kapalnya?
W     : Sama kayaknya.

Kapal melaju ke arah yang sangat berbeda dari tempat kami datang. Hahahahahaha.. Kami salah naik kapal dengan tujuan yang entah kemana. Akhirnya, sampailah kami di pelabuhan kecil lain yang lumayan jauh dari tempat kami datang. Tentu karena naik kapalnya juga lebih lama dan jauh.

Hahahaha.. Ini sesuai banget sama slogan national geographic 'Let's Get Lost'. Untung saja kendaraan di Hong Kong mudah. Kami berhasil mencari terminal bus terdekat dan berhasil menemukan bus yang sampai ke dekat hotel.

Foto ga penting 

Moral
- Siapkan uang lebih kalau mau mencoba makan di sini
- Ternyata ada beberapa pelabuhan kecil tempat untuk pulang dan pergi menuju Jumbo Kingdom, saat pulang pastikan naik kapal di tempat yang sama dengan saat datang
- Info lebih lanjut silahkan lihat official website-nya di sini



Selanjutnya  >> #6. Hong Kong - Stanley Market
Sebelumnya >> #4. Hong Kong - Ocean Park, Ancol ala HK

8.5.12

#4. Hong Kong - Ocean Park, Ancol ala HK

(My Travel Series)
_______
Rabu, 28-3-2012
Hong Kong - Singapore Trip
Day 3


Menurut jadwal yang saya buat sendiri, hari ketiga ini kami akan pergi ke Ocean Park lalu makan malam di Jumbo Restaurant.

"Ngapain kamu berenang di Hong Kong?" saya masih inget kakak saya nanya ini saat saya buat rencana perjalanan beberapa hari sebelum berangkat.
"Ocean Park-nya bukan kolam renang kayak di BSD, tapi sejenis amusement park," jawab saya.
"Tapi basah-basah gitu?"
"Ya ngga.."
Pembicaraan selesai. Tapi kakak saya entah ga menyimak atau apa, dia nanya hal yang sama lagi beberapa saat kemudian.


***
Mari menuju Ocean Park! Untuk menuju ke sana, saya dan W si partner perjalanan memilih untuk naik citybus route 629 yang langsung sampai di pintu depan Ocean Park. Untuk naik bus itu, kami harus naik MTR dulu sampai stasiun Admiralty. 

Saat berjalan dari MTR ke terminal bus, ternyata ada stand MTR yang menjual tiket Ocean Park dengan harga yang lebih murah. *saya lupa tapi berapa potongannya, yang jelas lebih murah dari harga aslinya, $280. Kami pun mampir dan beli dulu di sana, lumayan. 

Citybus ini bentuknya adalah bus tingkat, karena penuh saya dan si suami ga kedapetan duduk di atas. Haha kayak anak kecil aja. Perjalanannya ga deket, tapi juga ga jauh, dan kami pun selamat sampai tujuan.

Ocean Park terbagi menjadi dua area yang berjauhan, the water front dan the summit. The water front berisi kolam ikan semacam sea world, kebun binatang mini yang isinya panda, mainan anak-anak, dan replika kota Hong Kong tempo dulu. The summit berisi wahana-wahana ala dufan yang lebih menantang. Kedua area ini dihubungkan oleh kereta bawah tanah dan kereta gantung.

Foto sendiri-sendiri akibat males masang-masang tripod atau minta tolong orang. *Kendala pergi berdua.


The Water Front

Pemberhentian pertama adalah the grand aquarium. Seperti namanya, tempat ini adalah aquarium raksasa seperti sea world. Desain interiornya dibuat lumayan interaktif dengan permainan ruang agar pengunjung merasakan sensasi yang berbeda saat masuk. Tempat ini bikin saya inget tugas akhir saya tentang desain museum. Hehe.


Agak susah foto-foto di sini karena ga boleh pake flash.


Dari sini, kami melangkah ke Giant Panda Adventure. Tempat ini adalah tempat favorit saya dari seluruh area di Ocean Park. Saat masuk ada petugas yang megang papan bertuliskan "Silent Please" sambil menempatkan telunjuk di depan mulut, tanda menyuruh diam. Katanya, panda-panda di sini bisa stress kalau pada berisik.. Kyaa.. lucuuunyaa.

"It's so fluffy I could die!" -Agnes, despicable me

Bye-bye panda! Kami pun lalu keluar dan nonton pertujukan akrobat tidak jauh dari tempat si panda. Kalau untuk anak-anak seru kali ya pertunjukannya. (baca: kalau untuk saya biasa aja) Hehehe. 

Selesai pertunjukan saya dan W memutuskan untuk naik cable car menuju The Summit sekaligus mau cari makan di sana. Karena melewati gunung, jarak kereta gantungnya ga kelihatan dari area water front dan ternyata jauh bangeettt... :'( Di tengah-tengah gunung, kereta gantungnya sempet berhenti ga tau kenapa. Huaaa... saya super ga suka naik kerta gantung. Mendingan naik roller coaster kemana-mana. Untungnya cable car-nya jalan lagi dan kami selamat. hehehe.

The Summit
Area ini adalah area penuh adrenalin. Ga semuanya sih, tapi wahana-wahananya banyak yang lumayan menantang. Contohnya ada 3 jenis roller coaster yang ada di sana, belum lagi sejenis kicir-kicir dan beberapa jenis wahana lain yang menguji nyali. Bahkan saat ini sedang dibuat lagi satu roller coaster baru yang temanya kayak di gunung es.

Ini sebenarnya tujuan saya ke Ocean Park, I love roller coaster. Sayangnya, karena saya lagi sakit, jalan biasa aja saya mual. Akhirnya saya ga nyobain satu roller coaster pun. Hiks.

Oiya, di sini kami makan di kedai ayam goreng gitu, saya lupa apa namanya. Tapi yang jelas rasanya super duper ga enak, bahkan kentang gorengnya pun ga enak.

Kembali ke Water Front
Setelah naik beberapa wahana di the summit dan pegel jalan-jalan, kami pun memutuskan untuk balik ke area water front lalu pergi menuju tempat makan malam.

Baliknya kami memilih naik Ocean Express aka kereta bawah tanah. Bentuknya dibuat ala kapal selam, dengan layar-layar di dalam yang bikin seakan-akan kita di bawah air. Ga oke menurut saya. Hehehe. Naik Ocean Express jauh lebih cepet dari naik cable car, tapi tanpa pemandangan yang oke juga.

 Sebelum pulang foto-foto dulu di area old Hong Kong

Walau belum semua dijelajahi kami udahan saja, udah pegel kakinya. Daaahh...

Moral

- Alasan saya milih ke Ocean Park daripada Disneyland adalah menurut blog-blog yang saya baca, Disneyland lebih buat anak-anak dan Ocean park jauh lebih fun untuk orang besar. Setelah saya pulang, saya baru tau kalau Disneyland Hong Kong baru membuka area baru - toy story land, November 2011 kemarin dengan wahana-wahana yang lebih menantang. 

Ocean Park sendiri menurut saya, ga jauh beda sama Ancol. Saya jadi kurang merasa ada di luar negeri. Terlebih karena suvenirnya ga selucu suvenir dari Disneyland. Tapi kalau pengen banget lihat panda, yang emang super lucu, ga ada salahnya pergi ke Ocean Park.

-Jangan pernah beli makan ayam sesuatu yang letaknya ga jauh dari stand McD di The Summit. Rasanya ga karuan.

- Untuk informasi lebih lengkap, silahkan lihat official website-nya di sini



Selanjutnya  >> #5. Hong Kong - Jumbo Kingdom
Sebelumnya >> #3. Hong Kong - The Peak / Madame Tussaud