9.2.18

Trial Gym Anak di My Gym, BSD

gym-anak-my-gym-bsd
“Ini anak kenapa energinya ga habis-habis ya?” Sering banget saya dan Bi saling tanya ketika kita berdua udah teler sementara Ru masih aja loncat-loncat ga karuan.

Makanya kita berdua pengen Ru les olah raga, entah gym atau bela diri. Biar gerakannya lebih terarah. Tapi ya belum-belum aja. Kebetulan adik saya suatu hari kasih Ru voucher trial gym di My Gym AEON BSD. Vouchernya dapet dari Hello Kitty Run. Mari kita coba!

Trial
Untuk pakai vouchernya harus bikin janji via telepon dulu. Soalnya di My Gym ada beberapa kelas tergantung umur. Saya daftar untuk kelas Terrific Tots untuk umur 3-5 tahun pada hari sabtu. Selain kelas ini ada juga kelas Tiny Tikes (7-13 bulan), Waddler (14-22 bulan), Gymster (23 bulan-3 tahun), dan Whiz (5-8 tahun)

5.2.18

Hamster, Peliharaan Pertama Ru

Sudah sejak lama Ru (3 tahun 7 bulan) ngidam punya binatang peliharaan. Ga kaya ibunya dia suka banget sama bintang. Semua binatang, apa aja suka. Makanya dia minta binatang peliharaannya juga macem-macem. Mulai dari anak buaya, ular, kucing, sampai hamster. “Bukan kobra kok mama,” bujuk Ru biar boleh pelihara ular. Yang tentunya tetep ga dibolehin. Akhirnya Bi setuju untuk beliin Ru hamster, dengan syarat Ru lulus potty train.

“Lama sekali mama Ru boleh beli hamsternya,” kata Ru suatu kali. Memang sudah berbulan-bulan Ru belum juga dibelikan hamster. Soalnya anaknya masih aja sering ngompol. Sampe akhirnya sekitar sebulan lalu Ru udah hampir ga pernah ngompol lagi, hanya sesekali saat tidur.

20.1.18

Review Breast Pump Silikon MOOIMOM

Bagi buibu yang instagramnya ibu-ibu banget pasti ga asing dengan pompa ASI ini. Iklannya banyak berseliweran di Instagram. Kebetulan saya memang lagi pikir-pikir untuk beli breast pump karena dua pompa ASI yang saya punya rusak. Harusnya keduanya bisa dibenerin tapi ya kok saya males. Akhirnya saya putuskan beli saja karena review Mooimom breast pump ini cukup baik dan harganya murah.

Pesan dan Unboxing
Saya kemudian memesan breast pump ini di website resminya. Sampainya cepat sekali. pesan hari jumat, besoknya sampai. Belinya yang versi lama karena harganya beda hampir seratus ribu tapi perbedaan bentuknya kurang signifikan.

Breast pump ini dikemas di dalam kotak karton tipis dan dibungkus plastik. dilengkapi juga dengan tutup plastik. Tidak ada buku manual karena Semua petunjuk tertulis di bagian luar kotak.

Cara Kerja
Awalnya saya kira pompa ini lebih seperti penampung ASI bukan pompa beneran, tapi katanya bukan. Infonya bisa dipakai untuk tiga hal: menjadi pompa ASI, dipakai berdampingan dengan pompa elektrik, dan untuk menampung ASI saat menyusui.

Tetep dong ragu. Masa iya dengan bentuk sederhana gitu bisa berfungsi seperti pompa lain yang spare part-nya banyak. Jadi saya pikir pastilah cara kerjanya seperti bulb breast pump. Untuk mengeluarkan ASI harus dipencet terus menerus. Ternyata saya salah lagi. Caranya hanya pasang di payudara, tekan bagian bawahnya, pompa otomatis akan menempel dan ASI akan keluar dengan sendirinya. Kalau sudah berhenti menetes tinggal tekan lagi. Tapi berhentinya lama, jadi tidak perlu ditekan berkali-kali. Enak banget ga pegal.

12.1.18

Yuk Main : Menggambar dengan Kapur

gambar-anak

Beberapa hari belakangan Ru (3 tahun 9 bulan) lagi senang gambar-gambar pakai kapur. Gambarnya di lantai teras belakang. Senang deh lihatnya. Soalnya baru-baru aja Ru tertarik gambar. Dulu setiap diajak gambar cuma tahan beberapa detik.

Yang paling saya suka, Ru gambar orang yang katanya itu mama.

Saya: Papa Bi, liat deh Ru gambar mama. Bagus ya, mirip!

Bi : Iya mirip.

Ru : Ga mirip! Sama!

Kirain anaknya rendah diri, ternyata percaya diri berlebih. Hehe.

7.1.18

Kepincut ASUS VivoBook Flip

Bisa dibilang saya orangnya setia sama barang elektronik. Contohnya sejak dulu, semua handphone saya ga ada yang pernah dijual lagi. Semua dipakai sampai rusak atau udah sangat ketinggalan teknologinya. Begitu juga sama laptop. Laptop punya saya, yang saya kasih nama Bingu, sudah 12 tahun umurnya. Tua ya. Baterainya sudah bocor dan bobotnya juga berat, laptop kuno sih. Kayaknya memang sudah saatnya Bingu pensiun dan digantikan laptop baru.

Ga sengaja saya baca tentang laptop ASUS yang baru, tipenya ASUS VivoBook Flip TP410, di blognya Diana Rikasari. Langsung bikin saya pengen punya. Kayaknya pas aja sama yang lagi saya perlukan.

Saya mau laptop ASUS ini karena bisa berubah jadi tablet. Penting banget ini, karena sejak jadi ibu rumah tangga saya perlu laptop yang bisa untuk kerja freelance tapi bisa juga dipakai untuk hiburan dan hobi yang produktif.

ASUS VivoBook Flip ini bisa dipakai dengan empat bentuk berbeda, seperti laptop biasa, sebagai tablet, dan dua posisi berdiri. Yang saya suka, walaupun bisa jadi tablet, keyboard-nya tidak bisa dilepas, jadi ga mungkin keselip.